Sinopsis
Raya (27) dan adiknya, Dimas (19), mengira mereka beruntung menemukan kontrakan murah di ujung Blok D. Meski kompleks perumahan itu setengah kosong dan terasa terlalu sunyi, harga sewanya adalah penyelamat bagi kondisi finansial mereka yang hancur. Namun, ada yang salah dengan rumah di sebelah mereka. Menurut penjaga keamanan, Blok D Nomor 15 telah digembok rapat dan dibiarkan membusuk selama tiga tahun semenjak tragedi bunuh diri satu keluarga. Listriknya telah diputus. Tidak ada seorang pun yang berani mendekat. Tetapi jika rumah itu benar-benar mati, lalu cahaya siapa yang menyala dari balik tirai merah marunnya setiap malam? Langkah kaki siapa yang menyeret di atas ubin berdebu? Dan siapa yang selalu berbisik dari balik dinding kamar Raya tepat pada pukul 02:13 dini hari? Ketika suara-suara itu tidak lagi sekadar menggema, melainkan mulai memanggil nama Raya dan menyusup ke dalam pikiran Dimas, Raya menyadari satu kenyataan pahit: batas antara rumahnya dan rumah kematian itu tidak pernah ada. Ada sebuah siklus berdarah yang menuntut untuk digenapkan, dan waktu mereka hanya tersisa 30 hari. Malam demi malam, teror itu merayap pelan. Menyerap kewarasan mereka. Mengubah realitas mereka. Sebab tetangga sebelah tidak pernah tidur... dan mereka sedang menunggu giliranmu.
Total Baca
0
Suka
0
Subscribe
0
Bab
51
0.0
dari 5